Siapa menanam pasti menuai, sesuai dengan apa yang ditanam Summary too long (max 500 characters)
Teman, seringkali kita mendengar kata-kata bijak bahwa “Yang menanam pasti memetik hasilnya” Apapun yang kita tanam itulah yan akan kita petik. Dalam kehidupan ini perlu kita sadari bahwa kita tidak akan mendapatkan sesuatu dari apa yang kita inginkan dan harapkan, tetapi kita akan mendapatkan banyak dari apa yang diberikan. Semakin gemar bersedekah, maka insya Allah akan semakin melimpah rezeki hak kita dari -Nya. Semakin senang menolong orang lain, akan semakin banyak pula orang menolong kita. Semakin kita biasakan untuk membahagiakan dan memudahkan urusan orang lain, maka rasakanlah, betapa akan semakin banyak hal-hal yang dapat mendatangkan kebahagiaan sementara segala urusan kita pun dimudahkan oleh Allah swt. Hendaknya di mana kita berada harus bermanfaat bagi orang lain . Setidaknya keberadaan kita jangan sampai merugikan orang lain. Manusia yang memiliki komitmen hidup semacam ini niscaya akan mendapatkan betapa jaminan Allah itu teramat indah.
" Dan barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, makasesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui."(Q.
Sebaliknya, semakin pelit kepada orang lain, maka hidup ini akan terasa banyak menemukan kesulitan. Semakin senang berlaku aniaya terhadap orang lain, niscaya akan semakin banyak yang menyakiti kita. Demikian pun, seseorang yang banyak menyakiti orang lain, niscaya akan menjadi orang yang banyak tersakiti pula. Inilah sunatullah yang akan dialami oleh siapapun, sebagaimana pula yang telah ditegaskan oleh-Nya, "Dan masing-masing orang memperoleh derajat-derajat (seimbang) dengan apa yang dikerjakannya. Dan Tuhanmu tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan. "(Q.S. Al -An'aam[6]:132)
Jadi,janganlah ingin menjadi orang yang disayangi orang lain, tetapi jadilah orang yang menyayangi orang lain. Janganlah ingin dihormati oleh orang lain, namun hormatilah mereka. Nanti semuanya akan kembali kepada kita juga. Janganlah ingin diberi sesuatu oleh tetangga, namun berilah mereka. Nanti Allah swt akan menggerakkan hati mereka untuk mengulurkan tangan bantuannya kepada kita. Selanjutnya hendaknya di mana pun kita berada menjadi orang yang selalu bisa berbuat sesuatu untuk orang lain. Itulah amal-amal kebaikan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Filed Under :
Senin, 17 Januari 2011
0 komentar:
Posting Komentar